2 Tips Mendesain Kamar Anak Seiring Bertambahnya Usia Anak


Tumbuh kembang anak dari lahir hingga menginjak sekolah menengah memiliki berbagai macam kebutuhan seiring dengan pertambahan usia, sehingga dalam mendesain sebuah kamar anak diperlukan kesesuaian dengan usia agar aman dan nyaman untuk digunakan namun tetap mudah dalam diubah seiring perkembangan anak.

Elemen pembentuk ruang yaitu dinding, lantai dan plafon diusahakan dapat digunakan untuk jangka waktu yang relatif lama, sehingga diperlukan ide desain elemen pembentuk ruang yang relevan dan kualitas material yang baik untuk beberapa tahun ke depan. Sebagai contoh dibawah ini merupakan salah satu contoh proyek desain interior kamar yang diperuntukan untuk anak dari lahir hingga usia sekolah menengah.

Sumber: projectnursery.com

Kamar pada saat ini digunakan oleh bayi untuk tidur, bermain, serta aktivitas lain bersama orang tua dan pengasuh bayi, sehingga diperlukan desain interior yang dapat menjamin keamanan dan kenyamanan bayi. Namun tetap dapat digunakan hingga bayi tumbuh besar.

Dinding juga dapat diberi tambahan elemen dekorasi seperti cutting sticker/wallpapper untuk mempercantik ruangan berupa titik-titik pulkadot dan di penuhi boneka-boneka binatang denan karakter yang lucu agar bayi nyaman berada di kamar.

Tips Yang Pertama, Perhatikan Elemen Pembentuk Ruangannya

Sumber: m.ebay.com

Hal yang penting dalam menentukan elemen pembentuk ruang kamar anak adalah memilih material dengan tekstur lunak dan tumpul sehingga tidak melukai tubuh dan tidak terlalu banyak memiliki motif, warna yang mencolok atau kekanak-kanakan agar tetap dapat digunakan hingga bayi berusia dewasa.

Warna yang digunakan pada desain adalah warna natural seperti coklat warna netral seperti putih dan abu-abu. Untuk motif menggunakan satu motif kayu.

Dinding kamar anak dapat menggunakan foam bata dengan tebal sekitar 1 cm dan penambahan wall cushion mengelilingi seluruh dinding kamar agar ketika bayi bergerak dekat dengan dinding tidak terlalu keras jika terbentur tembok.

Tips Yang Kedua, Penentuan Furniture Awal

Sumber: alleideen.com

Bentuk furniture diusahakan sebisa mungkin minim bentuk runcing atau lancip. Setiap sudut pada furniture sebaiknya berbentuk lengkung dan dilapis pelindung. Material furniture harus kuat namun untuk dibersihkan serta tidak berbahaya untuk kesehatan anak. Untuk bayi, furniture yang di butuhkan diantaranya tempat tidur berupa boks agar bayi tidak jatuh saat tidur, tempat mengganti popok serta almari pakaian. Jangan lupa untuk menggunakan warna yang netral supaya masih bisa digunakan pada saat usia bayi beranjak dewasa.


Desain Menarik Lainnya